Kamis, 18 Oktober 2012

FC Barcelona

fc barcelona logo
 Klub yang mempunyai motto 'El Barca Es Mas Que Un Club' Barcelona bukan hanya sekedar klub, didirikan oleh 12 orang yang dipimpin Joan Gamper pada tanggal 29 Nopember 1899 di Katalonia.
Barcelona merupakan cerminan sikap politik sayap kiri Spanyol, sikap kaum tertindas, sebuah bangsa (Katalonia) yang hanya akan menjadi bagian dari sebuah negara.
Melalui Barcelona inilah orang Katalonia ingin menunjukkan kelebihan mereka dari penjajah Spanyol. Terutama jika klub ini berhadapan dengan Real Madrid, yang sejak tahun 1930-an jamannya Jendral Franco merupakan klub favorit pemerintah Spanyol, klub ini mempunyai semboyan 'Boleh kalah dengan klub lain, asal tidak dengan Real Madrid'.
Manuel Vazquez Montalban, seorang penulis terkenal dari Spanyol menyebutkan, Barcelona sebagai senjata pamungkas bagi sebuah bangsa tanpa negara.
Karena misi yang dianggap suci oleh orang Katalonia itulah, Barcelona selalu menjaga kemurnian tujuan klub. Mereka tidak mau disamakan dengan klub lain, dan tidak mau tunduk dengan nilai-nilai komersial. Karena itulah sampai sekarang Barcelona merupakan satu-satunya klub yang tidak mengijinkan kostumnya dipasangi iklan.
Barcelona merupakan satu-satunya klub di Eropa yang presidennya dipilih oleh pemegang tiket musiman (pendukung paling murni), bukan pula oleh dewan direktur dan bukan pemegang modal. Calon Presiden klub berdebat di televisi, berkampanye mengajukan program layaknya pemilihan Presiden sebuah negara.
Klub ini dijuluki 'Barca' dan 'Los Azulgranas' karena berkostum warna biru dan merah tua, yang konon warna biru merah secara sengaja diambil dari bendera Prancis sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintahan Spanyol di Madrid.
Klub ini juga pernah dihuni pemain-pemain kelas dunia seperti: Johan CruyffMaradonaRonald KoemanGary LinekerRivaldoLuis Figodan juga sang fenomenal Ronaldo.
DATA KLUB
Nama lengkap : Barcelona Foot Ball Club
Julukan : Barca, Los Azulgranas
Berdiri : 29 Nopember 1899
Stadion : Nou Camp, Barcelona-Spanyol
Kapasitas : 98.600 penonton
Kostum : Garis-garis Merah Biru-Biru (Kandang), Oranye-Hitam (Tandang)
Presiden : Joan Laporta Estruch
Pelatih : Josep Guardiola
PEMAIN MUSIM 2010-2011:
Kiper:
Bek:
Carles Puyol (captain)
19 Maxwell
21 Adriano
Gelandang:
Penyerang:
PRESTASI:
La Liga : 20 kali (1928-29, 1944-45, 1947-48, 1948-49, 1951-52, 1952-53, 1958-59, 1959-60, 1973-74, 1984-85, 1990-91, 1991-92, 1992-93, 1993-94, 1997-98, 1998-99, 2004-05, 2005-06, 2008-09, 2009-10)
Copa Del Rey : 25 kali (1909-10, 1911-12, 1912-13, 1919-20, 1921-22, 1924-25, 1925-26, 1927-28, 1941-42, 1950-51, 1951-52, 1952-53, 1956-57, 1958-59, 1962-63, 1967-68, 1970-71, 1977-78, 1980-81, 1982-83, 1987-88, 1989-90, 1996-97, 1997-98, 2008-09)
Supercup Spanyol : 9 kali (1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010)
Copa Liga Spanyol : 2 kali (1983, 1986)
Liga Champions : 3 kali (1996, 2006, 2009)
UEFA Cup : 3 kali (1958, 1960, 1966)
Winners Cup : 4 kali (1979, 1982, 1989, 1997)
Supercup Eropa : 3 kali (1992, 1997, 2009)
Copa Latina : 2 kali (1949, 1952)

Senin, 15 Oktober 2012

Pedro Menikmati Kehidupan Era Tito Vilanova

Pedro Menikmati Kehidupan Era Tito Vilanova


Sama sekali tak ada masalah ketika Barcelona harus ditinggalkan Josep Guardiola dan digantikan oleh Tito Vilanova.

Pedro Rodriguez berpendapat kepemimpinan Tito juga sama bagusnya dengan Pep. Salah satu bukti sahihnya adalah belum terkalahkannya El Barca hingga jornada 7.

"Empat tahun Pep membimbing kami dan sekarang giliran tito. Dia masih dalam jalur yang sama, semua berlanjut dengan normal," ujar Pedro kepada El Pais.

"Setiap orang punya kepribadiannya masing-masing. Pep selalu menuntut kesempurnaan Tito pun sama. Setiap hari saya belajar hal baru bersamanya."

Pemain berusia 25 tahun itu sedang on fire saat ini, tampil bagus di level timnas juga bagi Barcelona yang sedang memimpin La Liga

Sabtu, 13 Oktober 2012

Mascherano: Barca Harus Bangga Bisa Tahan Madrid


Mascherano: Barca Harus Bangga Bisa Tahan Madrid
Javier Mascherano puas bisa tahan Madrid. © AFP

 Javier Mascherano yakin Barcelona bisa berbangga dengan penampilan mereka dalam partai Clasico lawan Real Madridkemarin. Terutama jika mengingat masalah cedera yang mereka hadapi.

Dalam partai sengit di Camp Nou, Los Azulgrana bermain imbang 2-2 dengan sang seteru. Cedera yang menimpa Gerard Pique dan Carles Puyol memaksa Mascherano bermain di jantung pertahanan Barca bersama Adriano - seorang bek sayap.

Dan Mascherano memuji rekan-rekan setimnya karena bisa menutupi kelemahan tersebut menghadapi Los Blancos yang agresif. "Kami menunjukkan kami adalah tim hebat dan kami bisa mengatasi kesulitan. Memainkan Clasico dengan dua bek tengah terbaik dunia absen, memberi Anda kerugian besar," katanya.

Bek asal Argentina itu juga mengaku timnya puas dengan satu poin, meski mereka bisa saja meraup tiga poin. "Kami bisa saja hilang arah dan diam, melihat apa yang terjadi, tapi tidak. Kami yakin pada diri sendiri dan tampil untuk menang. Kami berkembang seiring laga berjalan," imbuhnya.

Di mata Mascherano, penampilan mereka kemarin juga menjawab kritik pada Barca yang sempat diragukan seiring pergantian nahkoda dari Pep Guardiola ke tangan Tito Vilanova. "Ini adalah tim yang hidup dan berambisi meneruskan apa yang sudah kami lakukan dalam beberapa musim terakhir," tutupnya.

Mascherano: Barca Tetaplah Barca


Mascherano: Barca Tetaplah Barca
Javier Mascherano. © AFP

 Javier Mascherano menjelaskan bahwa Barcelona FCtetaplah tim yang sama selepas kepergian Josep Guardiola.

Sejumlah kalangan sempat meragukan kapasitas Barca selepas kepergian Pep Guardiola. Akan tetapi, di awal musim ini mereka mampu membuktikan bahwa mereka tetaplah menakutkan bagi lawan-lawannya.

Bahkan seorang Mascherano pun menyatakan bahwa Barcelona saat ini tetaplah sama dengan Barcelona di beberapa musim yang lalu.

"Beberapa orang sempat meragukan kemampuan kami di awal musim karena kami memulai babak yang baru, namun kami membuktikan bahwa kami tetaplah sama," ujar pemain asal Argentina tersebut.

Mascherano menambahkan bahwa timnya akan terus melanjutkan apa yang telah mereka kerjakan pada beberapa musim yang lalu. Blaugranatetaplah menjadi tim yang akan terus menjadi target utama untuk bisa dikalahkan oleh tim lainnya. 

Rexach: Tak Ada Pemain Yang Sebanding Messi


Rexach: Tak Ada Pemain Yang Sebanding Messi
Lionel Messi tak henti mendapat pujian. © AFP

 Satu lagi pujian meluncur untuk Lionel Messi. Menurut mantan pelatih dan pemain BarcelonaCharles Rexach saat ini belum ada pemain lain yang bisa menandinginya bintang Argentina itu.

Dua gol Messi di partai El Clasico kontra Real Madrid kemarin mengamankan satu poin untuk Los Azulgrana. Dan Rexach pun menganggap talenta Messi masih akan terus bersinar untuk waktu yang lama.

"Saat ini, tak seorang pun sebanding dengan Messi. Jika Anda melihat statistiknya, tak seorang pun mencetak lebih banyak gol darinya. Ia mencatat rekor yang tak biasa. Dan akhirnya, melihat apa yang sudah ia capai, ia akan jadi yang terbaik," ucapnya pada La Xarxa.

Rexach juga merasa hasil imbang 2-2 dalam partai Clasico kemarin adalah hasil yang adil untuk kedua pihak. "Ini adalah laga di mana Messi dan Cristiano Ronaldo tak banyak turut andil, tapi mereka adalah pemain yang pada saatnya bisa membuat perbedaan," tandasnya.

Puyol Pernah Berniat Pensiun Gara-gara Cedera


Puyol Pernah Berniat Pensiun Gara-gara Cedera
Carles Puyol. © AFP

 Cedera memang sanggup membuat seorang pesepakbola putus asa, Carles Puyol salah satunya. Akibat cedera lutut yang memaksanya absen memperkuat Spanyol di Euro 2012, kaptenBarcelona itu bahkan sempat sampai berniat mundur dari dunia sepakbola.

Puyol, 34, mengatakan bahwa cedera adalah hal paling buruk bagi pesepakbola. "Saya beberapa kali mengalaminya, bahkan pernah pada suatu titik saya berpikir lebih baik pensiun saja," terangnya.

Puyol mengaku selalu ada rasa cemas setiap kali memasuki ruang operasi. Menurut bek Blaugrana itu, pada momen tersebut, banyak hal yang terbayang di kepalanya, dan salah satunya adalah kemungkinan tidak bisa bermain lagi.

Tanpa disangka, keinginan itu justru menghilang setelah dia mengunjungiparty island terkenal, Ibiza.

Awalnya, Puyol menilai Ibiza sebagai tempat yang pas untuk mendapatkan perubahan suasana. Dokter yang menanganinya tidak mengizinkan, tapi dia berhasil meyakinkannya. Dia lalu pergi bersama saudara serta teman baiknya dan melanjutkan latihan di sana hingga kondisinya tampak membaik.

"Untuk membuktikannya, saya menjalani tes berlari di pantai Ses Salines. Saya sanggup melaluinya tanpa merasa kesakitan. Saya sangat bahagia seolah baru saja memenangi sebuah kejuaraan. Kami berlatih berjam-jam, tapi di 55 menit itu, saya melihat cahaya yang sudah lama saya idamkan," pungkasnya.

Puyol kembali merumput saat Barcelona meladeni Benfica di Liga Champions pekan kemarin, tapi dia kembali terkapar, kali ini sikunya yang kena. Cedera itu membuat Puyol harus menepi selama delapan pekan.

Fabregas: Barca Harus Konsentrasi


Fabregas: Barca Harus Konsentrasi
Cesc Fabregas. © AFP

 Cesc Fabregas mengatakan ekspektasi Barcelona di awal musim telah terpenuhi, namun Blaugrana harus konsentrasi jika ingin terus menenggelamkan juara bertahan.

Saat ini, Barca telah meraih 19 poin dari tujuh laga di La Liga, namun klubKatalonia itu harus berbagi tahta dengan Atletico Madrid di puncak klasemen. Mereka jauh meninggalkan rival abadinya, Real Madrid yang tertinggal 8 poin.

"Jika seseorang menawarkan kesempatan ini di awal musim, maka kami akan menerimanya disaat itu juga dan di kemudian hari." ujar mantan pemain Arsenal pada TV3.

Fabre sempat dipinggirkan Tito Vilanova karena bermain kurang konsisten di awal musim, namun sang playmaker membuktikan bahwa dirinya kebal kritikan.

"Anda harus segera tenang ketika mengalami situasi di bawah tekanan, anda harus segera bekerja keras dan disiplin, maka hasil akhir akan datang dengan sendirinya." Fabregas menambahkan

Pique: Mou Harus Kendalikan Ego Ruang Ganti Real


Pique: Mou Harus Kendalikan Ego Ruang Ganti Real
Jose Mourinho. © AFP

 Bek Barcelona Gerard Pique yakin saat ini sedang ada masalah serius di ruang ganti Real Madrid.

Bek central tersebut juga yakin bahwa saat ini Jose Mourinhodihadapkan dengan tensi tinggi di ruang ganti pasukannya.

Ia yakin problem inilah yang harus bisa diatasi pelatih yang kini berjulukThe Only One tersebut, "Ketika Anda tertinggal di klasemen, orang-orang akan tak begitu akur. Hal itu terjadi musim lalu di mereka dan bisa menjadi contoh."

"Barca dan Madrid berbeda, Mourinho tak akan bisa mencari-carinya di Barca karena hal seperti itu tidak ada di sini. Ibaratnya ia harus mencari solusi itu di rumahnya sendiri."

Semenjak Mourinho belum datang, Los Blancos dari dulu memang kerap dihadapkan ego tinggi para pemain bintangnya di ruang ganti.

Di masa lalu ruang ganti bahkan pernah terbelah menjadi dua kubu yakniZidanes (kumpulan pemain bintang yang dikepalai Zidane) dan Pavones(pemain lokal binaan Real yang dikepalai Pavon)

Messi: Ada Kekosongan Yang Ditinggal Guardiola


Messi: Ada Kekosongan Yang Ditinggal Guardiola
Josep Guardiola. © AFP

 Lionel Messi mengakui bahwa sejatinya kepergian Josep Guardiola dilalui Barcelona secara tak mulus di musim panas ini.

Kepribadian Pep yang selama ini memberikan rasa percaya diri dan ketenangan sudah tak ada lagi di Nou Camp. Tongkat estafet kepelatihan kini diberikan kepada Tito Vilanova.

Dalam wawancaranya Messi sempat bertutur, "Semua orang menyadari hal yang kurang dengan tidak adanya Guardiola."

"Karena bersamanya kami memenangi banyak gelar, namun kini Tito yang bersama kami. Dan semua berharap kami masih bisa memenangi banyak hal lagi bersamanya."

Bayang-bayang kesuksesan Guardiola jelas tak mudah untuk ditanggung pundak Tito. Sampai saat ini Pep masih tercatat sebagai pelatih tersukses sepanjang masa El Barca.

Pique: Gelar Juara Belum di Tangan Barca


Pique: Gelar Juara Belum di Tangan Barca
Gerard Pique tak ingin Barca terlena. © AFP

 Gerard Pique mendesak skuad Barcelona tak terlena dengan keunggulan delapan poin dari Real Madrid. Namun ia tetap senang dengan start apik yang ditunjukkan Azulgrana.

Barca menjaga selisih delapan poin dari saingan terberat mereka itu setelah bermain imbang 2-2 dalam jilid pertama El Clasico musim ini. Namun ia mengingatkan jika perburuan gelar juara La Liga masih sangat terbuka.

"Kenyataannya adalah kami mengharapkan tahun yang sangat bagus, dengan banyak tantangan dan emosi. Liga belum kami menangkan, itu memang benar. Tapi tak seorang pun membayangkan start kami begitu bagus," ucap bek berusia 25 tahun yang absen dalam laga di Camp Nou kemarin.

"Jangan lupa jika di tahun pertama saya, jarak kami 12 poin dan harus pergi ke Bernabeu untuk menjuarai liga," tambah mantan bekManchester United itu.

Pique juga memuji sang pelatih, Tito Vilanova yang sejauh ini mampu menggantikan Pep Guardiola dengan baik. "Ia mendapat dukungan di ruang ganti, ia punya sesuatu yang spesial. Kami mengantisipasi tahun-tahun penuh sukses bersama kepemimpinannya," tutup Pique

Iniesta Lanjutkan Perang Komentar Dengan Pepe


Iniesta Lanjutkan Perang Komentar Dengan Pepe
Pepe dan Iniesta terlibat perang komentar. © AFP

 Perang komentar antara Pepe dengan Andres Iniesta masih terus berlanjut. Iniesta kembali menanggapi tuduhan Pepe yang mengatakan dirinya beraksi 'teatrikal' dalam laga El Clasico akhir pekan lalu.

Awalnya, Pepe mengatakan bahwa Iniesta melakukan aksi 'teatrikal' ketika jatuh di kotak penalti Madrid. Iniesta merespon dengan mengatakan bahwa komentar Pepe itu menyinggung dirinya.

Pepe tak mau kalah dan menyebut bahwa kenyataan memang menyakitkan. Kini, Iniesta membalas dengan mengatakan bahwa pepe harusnya melihat tindakannya sendiri sebelum memberikan kritik kepada orang lain.

Dalam sebuah wawancara dengan ligabbva.com, Iniesta menyindir Pepe yang sering berlaku kasar bagi lawan-lawannya. Iniesta kini tengah bersiap terbang ke Belarusia bersama timnas Spanyol untuk menjalani pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia.

"Jika anda melihat kembali pertandingan-pertandingan Pepe... Saya sebenarnya tidak dalam posisi untuk membicarakannya, namun orang bisa menilai bagaimana perbuatan pepe. Banyak insiden di mana Pepe adalah pihak yang bersalah, namun ia tak pernah membicarakannya," sindir Iniesta.

Bakero: Perang Komentar Madrid-Barca Sudah Tradisi


Bakero: Perang Komentar Madrid-Barca Sudah Tradisi
Bakero tak kaget dengan perang komentar Barca-Madrid. © AFP

 Mantan kapten Barcelona FC Jose Mari Bakeromengatakan bahwa pertikaian antara Barca dengan Real Madrid sudah terjadi dalam beberapa generasi. Karena itu, Bakero tak terlalu terkejut melihat perang komentar antara Pepe dan Andres Iniesta.

Pepe menuduh Iniesta dan para pemain Barcelona beraksi 'teatrikal' dalam laga El Clasico. Iniesta membalas dengan mengatakan bahwa Pepe juga bukan pemain yang 'bersih' dan harusnya melakukan introspeksi sebelum mengkritik.

"Selalu ada pernyataan seperti yang diutarakan Pepe. Saya ingat hal yang sama waktu Madrid masih diperkuat Hugo Sanchez. Pepe adalah sosok penting karena mentalitas, agresif dan rasa aman yang diberikannya kepada pelatih. Namun saya rasa Pepe bicara sedikit terlalu banyak. Namun dia adalah orang yang suka berbicara blak-blakan," ucap Bakero.

Bakero kemudian lebih memilih untuk memuji Martin Montoya yang masuk menggantikan Dani Alves. Menurut mantan pelatih Real Sociedad ini, Montoya bermain sangat baik ketika menghadapi Madrid.

"Alves sedang mengalami masa-masa sulit, tapi dia akan kembali ke performa terbaiknya. Sementara itu, Montoya menunjukkan bahwa dia memiliki karakter dan rasa percaya diri yang besar.

Messi vs Ronaldo Versi Mourinho


Messi vs Ronaldo Versi Mourinho
Mou berikan dukungan buat Ronaldo. © AFP

 Setelah laga El Clasico, Jose Mourinho sempat mengatakan bahwa berbicara tentang siapa pemain terbaik dunia harusnya dilarang. Namun kini Mou sudah bersedia memberikan pendapatnya mengenai siapa yang terbaik.

"Setelah pertandingan fantastis itu, saya bertanya kepada diri saya sendiri mengenai siapa yang terbaik. Saya coba untuk memberikan penilaian yang adil dan jujur, bukan saja kepada pemain saya, tetapi juga pemain rival. Merupakan sebuah kejahatan jika Cristiano tidak memenangkan Ballon d'Or," ucap Mou dalam sebuah wawancara denganA Bola.

Penilaian Mou didasarkan kepada pertimbangan yang menurutnya sudah sangat obyektif. Pelatih Real Madrid ini lebih memilih Cristiano Ronaldoketimbang Lionel Messi dengan berbagai alasan sebagai berikut.
  • Pemain saya (Ronaldo) tidak lahir di Madeira, tetapi di planet Mars, dan itu bukan di Bumi. karena itu dia adalah pemain terbaik di alam raya.
  • Messi tumbuh bersama rekan-rekannya di Barcelona. Dia bisa dengan mudah menyatu dengan skuad Barca.
  • Cristiano bergabung dengan Madrid yang sedang kehilangan dinamika permainannya. Dia harus tumbuh dan menyesuaikan diri dengan tim yang sedang berkembang dalam dua tahun ini.
  • Messi bermain sebagai nomor 9 atau 9,5. Dia hanya bermain dalam area seluas 50 meter persegi. Jarak dari gol lebih dekat dan tidak dibebani untuk bertahan.
  • Cristiano bermain sebagai winger di sisi lapangan, dan dia adalah winger yang bisa mencetak gol yang sama banyaknya dengan seorang penyerang.
  • Cristiano bertanggung jawab dalam pertahanan. Pada menit ke 94 El CLasico, dia melakukan sprint untuk menghalau serangan Pedro yang sebelumnya berlari bebas. Saat ada situasi bola mati terhadap kami, Cristiano juga kembali ke belakang karena dia adalah kunci dari sistem pertahanan kami.
  • Ronaldo tidak dilindungi oleh siapa pun. Rival-rival kami menendangi Ronaldo dan baru mendapat kartu kuning setelah menendangnya beberapa kali.
  • Jika Cristiano tidak memenangkan Ballon d'Or, itu karena dia tidak mati-matian menjaga image-nya. Dia tidak perlu menggelar konferensi pers untuk meminta maaf telah bertengkar dengan rekan setim saat di lapangan. (Mou mungkin bermaksud menyindir perseteruan antara Messi dan David Villa).

Pique Dipulangkan Barca Karena Messi


Pique Dipulangkan Barca Karena Messi
Messi minta Pique dipulangkan. © AFP

 Joan Laporta sangat kritis dengan kepemimpinan Sandro Rosell di Barcelona FC. Ia memang sering beradu opini dengan pucuk pimpinan Barca terkait beberapa kebijakan klub.

Karena itu, Laporta sedang mempertimbangkan untuk mencalonkan diri lagi sebagai presiden klub Catalan itu. Laporta mengaku mendapat dari beberapa pihak untuk kembali memimpin Barca.

Era kebangkitan Barca di bawah kendali Josep Guardiola salah satunya juga berkat kecermatan Laporta. Kecermatan itu dikombinasikan dengan keberanian untuk mengambil tindakan tegas.

Salah satu keputusan tegas Laporta adalah membuang Ronaldinho agarLionel Messi bisa berkembang. Laporta juga tidak menampik bahwa Barca cenderung 'memanjakan' Messi agar sang pemain bisa tetap nyaman.

"Messi punya cara sendiri dalam menunjukkan jiwa kepemimpinannya. Dia tidak menunjukkannya di depan semua orang. Salah satu yang saya ingat adalah ketika kami memberitahu bahwa kami akan membuang Ronaldinho. Dia berkata 'Bawa Pique kembali. Dia yang selalu menjaga saya waktu masih di tim junior'," kenang Laporta.

Gerard Pique kemudian menjelma menjadi bek yang bisa diandalkan barcelona di bawah kendali Guardiola. Ia bahkan terpilih menjadi penghuni tetap pos bek tengah Spanyol karena penampilan bagusnya di Barca.